Blind Love
Oleh, Imanuel Nawipa
Di tengah selarung ini sepertinya, aku tak mampu berlayar sebatang-tubuh. Ntah, apakah banyak bahara? Syahdu, penat yang mencekam dalam kelat .
Aku seperti tuli namun bisa bermangap
Aku seperti buta namun bisa memalarkan
Setakat, aku masih berkolang-kaling dalam swasembada
Keberahian akan amor'ku semakin menyurut
Hari-hari'ku suram, menyepih dalam kehampaan
2015 lalu, banyak bayangan yang penuh dalam goresan sanubari
Sepertinya, sejak itu ada terai yang tersematkan namun tersemerawang bagai bunga putri malu, yang diterka lalu terkatup begitu saja
Gerangan, pelancongan memori yang menjadi misteri, perihal kala itu.
Hanya saja jarak dan waktu yang menjadi dalih
Padang, 3 November 2022
~PenaManu~🌹
Komentar
Posting Komentar