Anak Rantau
Oleh, Imanuel Nawipa
Kau dengkik ketika kau letak
Sekarang kau mesti bergerak
Kata ayah: Kau adalah seorang jantan
Yang siap bergulat
Jangan kau tunggu matahari!
Menjeru membangunkan mu
Jangan kau menangih datangnya hujan!
Lalu kau siapkan payung
Jangan, jangan, dan jangan!
Seharusnya kau arif!
Untuk apa kau berjuang?
Seharusnya kau celik!
Untuk apa kau menimba?
Tetaplah menjelma sebagai manusia
Manusia yang bergairah sosial
Dan pusatkan poin mu
Bersama Sang Khalik
Tatkala pada Pergulatan mu itu
Komentar
Posting Komentar